SUSU SAPI


2 hari yang lalu teman2 astep lab pergi ke Batu-malang. Temanq si vivi bawa oleh-oleh susu sapi, rasa stroberi. Kemaren dia ngasihnya ke aq dan elisa, katanya itu susu sapi tanpa bahan pengawet jadi harus segera dihabiskan malam itu juga. Sepulang dari kampus, aq cicipi ternyata enak. Baru minum beberapa teguk, wah perutku sudah kenyang akhirnya aq taruh kulkas untuk nanti malam aq minum. Setelah makan malam makin kenyang aq, mau minum susu sudah ga kuat. Akhirnya aq taruh di kulkas semalaman.

Pagi ini aq teringat dengan susu sapinya, jadi tergoda untuk nyicipi lagi. Kalau dari segi rasa dan bau, susu ini belum rusak menurutku. Akhirnya aq bawa ke kampus, aq taruh di kulkas BAAK untuk aq habiskan hehehe… Sambil ngoding di BAAK, aq ambil susunya buat di camil. Makin banyak error programnya, makin gencar aq ngemilnya😄, akhirnya 500 ml susu sapi rasa stroberi pun habis.

Nah, siang-siang jam 1’an gitu perutku kerasa ga enak ini, tidak seperti biasanya. Biasanya jam segitu perut rasanya lapar, tadi siang itu malah ga nafsu makan, perut kayaknya masih full dan agak gimana gitu. Sore-sore gitu, perut masih ga enak rasanya, mungkin efek belum makan ya jadi aq makan siang deh. Ternyata masih ga enak perut ini, jadi aq simpulkan kayaknya susu sapi yang aq minum tadi itu agak basi ya wkwwkw. Memang benar kata vivi “harus dihabiskan malam ini juga, karena ini tanpa bahan pengawet”, ampun deh lain kali nurut😄

Silahkan tuliskan komentar anda disini ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s