MEROKOK


Terkadang penasaran pingin ngerasain yang namanya rokok, baru membuka bungkusnya dan mencium baunya… errrrr… keinginan itu langsung lenyap. Entahlah baunya tidak sedap mnurutku.

Sejak kecil aq hidup di lingkungan yang mayoritas suku chinese. Hidup bersih damai dan tentram. Sekolah dan kuliahku pun siswanya mayoritas suku chinese. Jarang aq mendapati teman atau om/tante yang merokok, sehingga dalam pikiranku suku chinese jarang merokok.

Hingga suatu saat aq bekerja sebagai programmer di salah satu perusahaan swasta internasional, disana para programmernya 90% merokok. Aq sebagai programmer cewek awalnya merasa risih dan berpikir… “bisakah aq bertahan setiap hari dengan kepulan asap rokok ini”. 1 tahun berlalu, lama-lama hidung ini sudah terbiasa dengan bau rokok wkwkwk.

Dan sekarang semenjak membuka warung soto… semakin aq mendapati entah mau suku chinese.. suku batak… suku pribumi dan lain sebagainya, semuanya hobi merokok hlo. Beberapa tetanggaq sering ke warung sotoku, setelah makan… mereka pun asyik merokok. Waaw…. ternyata lingkungan yang selama ini aq kira sehat dan bebas rokok, ternyata mereka ngerokoknya saat diluar rumah toh hehehe….

Yah.. yah… semoga semua yang merokok disadarkan dicelikkan mata hatinya bahwa merokok sama saja dengan mengiris urat nadi pelan-pelan. Setiap batang rokok sama saja dengan mengurangi 1 hari-mu di dunia ^^. Itung-itung semoga cepat selesai yah kewajibannya? kwkwkwkw….

Silahkan tuliskan komentar anda disini ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s